27 June 2016

Nasi Kuning

Posted By: Utroq Trieha - 16:42
INI kulakukan tiap pagi. Bangun sekitar pukul lima. Duduk setengah mengantuk sambil menguap lebar dan mengucek mata hingga sadar penuh. Istriku masih tidur. Rambutnya kusut masai. Namun, ia masih terlihat cantik. Saat aku bergerak turun dari kasur, ia akan menggumam. ”Kau sudah bangun lagi. Pagi-pagi. Akan berlari?“ Tangannya menggapai udara kosong. 

”Seperti biasa.“ Tanganku menangkap dan mengecup punggung tangannya. 

”Ada yang aneh darimu, kau berlari tapi malah bertambah gemuk.“

”Hanya sedikit.“ Aku meletakkan kembali tangan itu dengan hati-hati.

Kepala istriku bergerak pelan. Ia kembali terlelap. 

Menjelang pukul enam. Keadaan masih agak remang meski matahari mulai bersinar terang. Permulaan pagi yang baik. Aku menghirup napas panjang. Melepaskannya perlahan. Menggerak-gerakkan tangan dan kaki untuk pemanasan. Lalu, berlari. Ini yang aku suka dari lari pagi. Udara segar. Keadaan sepi. Belum banyak yang bangun. Pintu-pintu masih tertutup. 

Awalnya beberapa bulan lalu. Putra pertamaku berkunjung saat akhir pekan. Cucuku, putranya, 6 tahun, gemas menusuk perutku dengan ujung jarinya yang mungil. Lalu, putraku berkata, ”Sudah saatnya kau berolah raga, Pa.“

”Tidak terlalu gendut,“ kataku. 

”Hanya untuk kesehatan. Apa salahnya.“ 

Hari pertama berlari, napasku ngos-ngosan setengah mati. Sesampai di rumah, seluruh bagian tubuhku linu. Aku mengeluh. Dasar tulang jompo.  Tidak mampu lagi menahan beban berat. Anakku di telepon berkata, ”Itu hanya reaksi pertama, Pa. Kau tidak boleh berhenti.“

Aku kembali berlari esok pagi. Istriku? Ah, perempuan pemalas (aku bercanda di sini). Tubuhnya masih ramping. Ia menjaga pola makan dengan baik.  Bahkan saat telah paruh baya. Jadi, mudah saja ia berkata tidak mau berlari. 

Selengkapnya sila simak di id.klipingsastra.com




DESI PUSPITASARI:

Adalah penulis kelahiran Madiun yang sejak menempuh pendidikan tinggi -di Bulak Sumur- hingga kini tinggal di Jogjakarta. Selain menulis cerpen, cerber dan novel, bersama tim @JaringProject ia juga menulis naskah pertunjukan-teater.

0 comments:

Ads

Copyright ©2010- | Templatezy | Karya Sastra | Desi Puspitasari